Kebocoran Pipa Gas di Surabaya Tertangani, Pasokan Tetap Normal

Perbaikan Selesai dalam Kurang dari Tiga Jam
Setelah situasi dinyatakan aman dan terkendali, Tim Teknik PGN melakukan perbaikan pada pipa Polyethylene (PE) berdiameter 20 mm yang mengalami gangguan serta melakukan pengamanan pada pipa Saluran Rumah (SR).
Arief mengatakan, infrastruktur yang terdampak merupakan jalur yang sudah tidak lagi melayani pelanggan aktif. Dengan demikian, insiden tersebut tidak mengganggu pasokan gas bumi kepada pelanggan aktif di wilayah sekitar.
Proses penanganan dan perbaikan rampung pada pukul 07.52 WIB. Selanjutnya, tim PGN melakukan pengujian untuk memastikan keamanan jaringan.
"Hasil pengujian menunjukkan tidak ditemukan adanya kebocoran lanjutan," kata Arief.
Penyebab Masih Diinvestigasi
PGN Area Surabaya juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang sigap melaporkan kejadian tersebut, serta kepada Command Center 112 dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya atas respons dan koordinasi dalam proses penanganan.
Menurut Arief, sinergi seluruh pihak turut mendukung proses penanganan sehingga dapat dilakukan dengan cepat dan aman.
Saat ini, penyebab gangguan pada pipa masih dalam proses investigasi lebih lanjut. Sementara itu, kondisi di lokasi kejadian telah kembali normal sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa.
Arief menegaskan, PGN akan terus menjaga keandalan infrastruktur serta mengutamakan aspek keselamatan dalam setiap kegiatan operasional dan penyaluran gas bumi kepada masyarakat.
Sebelumnya: Sindikat Cewek Open BO Pemeras ASN Paksa Korban Tunjukkan Saldo Rekening
Selanjutnya: Pakar Apresiasi Prabowo Terkait Penanganan 3 Kasus Korupsi: Tegas
Artikel Terkait
- Soal Retribusi Parkir Truk Antre BBM di Bahu Jalan, Dishub Dharmasraya Akan Evaluasi
- Pengadilan Agama Resmi Putuskan Arka sebagai Anak Ridwan Kamil
- Niat Tolong Korban Kecelakaan, Seorang Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Truk di Bangkalan
- Tuntaskan Perkara Ijazah, 15 Teman Kuliah Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo dan Tifa
- Intip Paspor Pelaut Zaman Belanda di Museum Bahari Jakarta, Sejak 1939
- Ingin Jadi Guru hingga Pernah Dibully, Peserta Jalur Disabilitas UNJ Naik Jadi 138 Orang
- "Jangan Bilang Orangtua, Nanti Aku Culik", Ancaman Pelaku "Challenge" Bocah Masuk Freezer
- Kebakaran Landa Pemukiman di Sorong Barat, Warga Berhamburan Selamatkan Diri
