Penembakan di Bar Canggu Bali, Peluru Kenai Sekuriti dan WN China

Penembakan senjata api terjadi di sebuah bar di kawasan wisata Canggu, Jalan Pantai Berawa, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.
Pejabat Sementara Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti menyebut, peristiwa itu terjadi pada Jumat (17/7/2026) dini hari sekitar pukul 02.50 Wita.
Akibat peristiwa tersebut, dua orang mengalami luka tembak, yakni seorang petugas sekuriti berinisial IMYM (32) dan warga negara (WN) China berinisial EA (25).
Polisi masih memburu pelaku yang diduga telah melarikan diri ke luar Pulau Bali.
"Terduga pelaku dalam penyelidikan," kata Ayu, dikonfirmasi Sabtu (18/7/2026).
Polisi menduga kasus tersebut merupakan tindak pidana penganiayaan berat menggunakan senjata api.
"Diduga tindak pidana penganiayaan berat dengan menggunakan senjata api atau penembakan dengan senjata api," ujarnya.
Berdasarkan keterangan korban, pelaku awalnya datang ke lokasi bersama EA.
Keduanya kemudian terlibat percekcokan di dalam bar.
Melihat keributan tersebut, IMYM berusaha melerai.
Saat itu, posisi IMYM berdiri tepat di depan EA.
Pelaku kemudian melepaskan satu tembakan yang mengenai paha kiri IMYM hingga pelurunya menembus, dan mengenai paha kiri EA yang berada di belakangnya.
"Akibat dari tembakan tersebut korban (IMYM) lukanya tembus ke belakang sehingga mengenai korban (EA) di belakang dan proyektilnya masih bersarang di pahanya," kata Ayu.
Setelah melepaskan tembakan, pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian.
Polisi yang menerima laporan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti.
Bukti yang diamankan meliputi satu pasang sepatu berlumuran darah, kaus kaki hitam, pakaian korban yang robek akibat luka tembak, selembar kain bermotif kotak-kotak, serta satu buah proyektil berwarna kuning tembaga.
Pada saat yang sama, polisi menyegel lokasi kejadian dengan garis polisi.
Saat ini, penyidik masih menyelidiki dan melacak keberadaan pelaku yang disebut telah meninggalkan Bali.
"Keberadaan pelaku yang diduga telah terbang ke Jakarta," ucap dia.
Sebelumnya: Yusril Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Percepat Proses Hukum, Minta Publik Awasi
Selanjutnya: Polda Riau Siapkan Pengamanan Riau Bhayangkara Run, Tekankan Green Policing
Artikel Terkait
- Alasan Nama Bayi Muhammad MBG Subianto di Wonosobo Tak Bisa Dicantumkan di Akta Kelahiran
- Pertamina: Stok Pertalite Nasional 15 Hari, Masyarakat Jangan Khawatir
- Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 17 Juli 2026, Cek Jam Keberangkatan Lengkap
- Kisah Pilu Wanita di Bekasi: Cari Perlindungan dari Kekerasan Ibu, Jadi Korban Kekerasan Seksual Paman
- Bahlil Buka Peluang Harga Pertamax Turun Jika Minyak Dunia Turun
- Reaksi PKB ke Gus Yahya yang Sebut Cak Imin Tak Pernah Jadi Pengurus NU
- Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Monyet Ekor Panjang Serbu Pasar Telaga Ngebel Ponorogo
- Penertiban Kawasan Pasar Gede Solo, Parkir Liar dan Becak Tak Bertuan Diamankan
