Buaya Terlihat di Spot Diving, Balai TN Komodo Minta Wisatawan Waspada

Ia melanjutkan, area tersebut menjadi salah satu spot diving wisatawan. Selain itu, nelayan juga biasa melintas di lokasi tersebut.
Ia menjelaskan, secara ekologis, buaya muara merupakan predator puncak semi-akuatik yang memiliki kemampuan berenang dalam jarak jauh. Satwa ini juga dapat berpindah antar-pulau mengikuti dinamika habitat, ketersediaan pakan, maupun perilaku alaminya.
"Spesies ini juga diketahui memiliki kemampuan melakukan migrasi lintas perairan, termasuk dari wilayah Australia menuju Nusa Tenggara. Kemunculannya diduga merupakan bagian dari pergerakan alami satwa di luar habitat utamanya," terang Hendrikus.
Ia melanjutkan, BTNK akan terus melakukan pemantauan bersama pihak terkait terutama Balai Besar KSDA NTT terkait keberadaan satwa tersebut. Hal ini sebagai bagian dari upaya monitoring satwa liar di kawasan dan perairan sekitarnya.
Sebelumnya: Peringatan Maracanazo, Bencana Sepak Bola Paling Tragis di Piala Dunia
Selanjutnya: Pria Asal Madiun Diduga Kabur Saat Ikut Tur di Korsel, Begini Kronologinya
Artikel Terkait
- Film Semua Akan Baik-Baik Saja Raih 4 Nominasi Festival Film Bandung
- ART di Tulungagung Curi Emas Majikan Senilai Rp 20 Juta, Tak Ditahan karena Menyusui
- Yusril: DPR Sedang Bikin Draf Baru RUU Perampasan Aset
- Kronologi Wisatawan China Tewas di Labuan Bajo, Terbawa Arus Setelah Dihantam Gelombang
- Dihuni Cuma 350 Orang, Flam Desa Surga di Balik Keajaiban Film Frozen
- Mulai 17 Agustus, Proses Balik Nama Sertifikat Cuma 10 Hari
- Inggris Vs Argentina, Melihat Lagi Gol "Tangan Tuhan" Maradona di Piala Dunia 1986
- Pemprov Banten Tawarkan Peluang Investasi ke Vietnam, Perumahan hingga Susu
