Konser Akbar Monas Berpotensi Picu Macet, Simak Jalur Alternatifnya

Ditlantas Polda Metro Jaya bersama Dishub DKI Jakarta menyiapkan jalur alternatif di sekitar kawasan Monas, Jakarta Pusat, untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas saat Konser Akbar Monas 2026 pada Sabtu (18/7/2026) sore hingga malam.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin mengatakan, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional apabila terjadi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi acara.
"Rekayasa situasional mengingat ada aktivitas juga di Stasiun Gambir," kata Komarudin kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Sabtu.
Untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas, sebanyak 87 personel Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya disiagakan di kawasan Monas.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin mengimbau masyarakat menghindari ruas Jalan Medan Merdeka Selatan sisi utara hingga Jalan Silang Merdeka Tenggara selama konser berlangsung.
"Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menghindari kepadatan lalu lintas di lokasi tersebut, pengguna jalan agar menggunakan rute alternatif," ujar Budi dalam keterangannya.
Berikut jalur alternatif yang dapat digunakan masyarakat:
Konser Akbar Monas 2026 dijadwalkan berlangsung mulai pukul 18.30 hingga 21.00 WIB. Pengguna jalan diimbau menyesuaikan waktu perjalanan dan memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan agar terhindar dari kepadatan lalu lintas di sekitar kawasan Monas.
Sebelumnya: Tangis dan Kenangan dalam Pemakaman Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam
Selanjutnya: Syarat Beasiswa Bright 2026, Ada Biaya UKT Penuh, Tunjangan Bulanan dan Asrama
Artikel Terkait
- Alasan Jamwas Jadi Plt Jampidsus agar Permudah Periksa Febrie Adriansyah
- Kawal Kunker Wapres di Palembang, Polda Sumsel Jamin Aktivitas Warga Lancar
- Kemlu RI Ucapkan Duka Cita Meninggalnya Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad
- Kembali Gandeng Maestro Hadiprana, Summarecon Hadirkan Rumah Premium di Bogor
- Bupati Lombok Barat Nobar Piala Dunia Dini Hari, Paginya Kantor Disegel KPK
- Industri Kosmetik Indonesia Tumbuh Pesat, Riset Ilmiah Jadi Kunci Daya Saing
- Warganya Tewas dalam Serangan di Selat Hormuz, India Protes Keras Iran!
- Penarikan Manfaat JHT BPJS Ketenagakeraan Bisa Kena Pajak Progresif, Simak Aturannya
