Sosok Pria Tewas Tertembak di Hotel Mewah Jaksel Petinggi Perusahaan

Seorang pria berinisial WH ditemukan tewas dengan kondisi luka tembak di bagian kepala di sebuah kamar hotel di bilangan Jakarta Selatan. Polisi mengungkap korban adalah seorang petinggi di sebuah perusahaan.
"Ada, dia pejabat di perusahaan," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo saat dihubungi, Jumat .
Joko tak menjelaskan secara detail mengenai perusahaan tempat korban bekerja. Termasuk apa jabatannya di perusahaan tersebut, tak dijelaskan secara rinci.
Korban ditemukan oleh petugas hotel pada Rabu, 15 Juli 2026, malam. Korban adalah tamu yang menginap di hotel tersebut.
"Bapak ini kan korban, di hotel, menginap di hotel. Terus di hotel ditemani sama saksi. Terus dicek ternyata ya meninggal dunia," ujar Joko.
Joko menyebut sejauh ini telah memeriksa sejumlah saksi, di antaranya pihak hotel serta sopir korban.
"Saksi-saksi kan sudah didengar keterangan," ungkap Joko.
Korban ditemukan tergeletak di dalam kamar dalam kondisi bersimbah darah. Terdapat luka yang diduga berasal dari senjata api di kepala korban.
"Dugaannya seperti itu ," terang Joko.
Lihat juga Video 'Polisi Selidiki Temuan Jenazah Wanita Tanpa Busana di Lumajang':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Terungkap 'Taufik Hidayat' Cikarang hingga Pelaku Ditangkap
Selanjutnya: 2 Pria di Serang Begal Tukang Sayur, Korban Dilempari Pohon Pisang
Artikel Terkait
- Pemesanan Chery Q Tembus 3.000 Unit, Ini Bocoran Harga Resminya
- Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah: Padahal Sudah Ikut Retret
- Cerita Warga Makassar Bertahan dengan Air Sumur Berlumpur, Kuning, dan Berminyak Setiap Kemarau
- Ekspor Salak Bali ke Vietnam Masih Terkendala Legalitas, Barantin Janji Bentuk Tim
- Walhi Jatim Sebut Kebakaran TPA Benowo Bentuk Kegagalan Penanganan Sampah
- 2 Kali Tertangkap Curi Motor, Pria di Lumajang Malah Beralih Curi Bebek
- Lahan Cengkeh dan Durian 3,5 Hektare di Gayam Trenggalek Terbakar, Damkar Butuh 3 Jam Padamkan Api
- Embun Upas di Dieng Diprediksi Akan Sering Muncul saat Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
