Pabrik Dupa di Kampung Bayur Tangerang Kebakaran, 50 Personel Damkar Dikerahkan

Hingga Senin malam, petugas masih melakukan proses pemadaman. Menurut Andia, objek yang terbakar merupakan pabrik yang memproduksi bukhur, dupa, dan menyan.
Dalam peristiwa tersebut, tiga orang mengalami sesak napas akibat kepulan asap kebakaran.
"Tapi sudah aman ditangani rekan-rekan PMI," kata Andia.
Andia menjelaskan, proses pemadaman sempat terkendala akibat angin kencang yang membuat kobaran api merambat ke area lain.
Selain itu, kebakaran terjadi saat jam pulang kerja sehingga kepadatan lalu lintas sempat menghambat mobilisasi kendaraan pemadam kebakaran menuju lokasi.
"Di awal angin cukup kencang sehingga api menyeberang jalan. Ditambah padatnya orang saat jam pulang kerja. Kondisi mulai kondusif setelah akses jalan ditutup dan disterilkan," jelas dia.
Hingga berita ini ditulis, petugas masih berupaya memadamkan sisa kobaran api di lokasi kebakaran.
Sebelumnya: Kritik Pedas Legenda Liverpool: Declan Rice Lebih Cocok Jadi Bek Tengah
Selanjutnya: Pilih BBM Sesuai Pabrikan: Hindari Kerugian Jangka Panjang Mesin
Artikel Terkait
- Cara Mengenali Emosi yang Sedang Dirasakan, Menurut Psikolog
- Sekolah Polwan Buka Pendidikan Angkatan 59, Diikuti 709 Siswa
- Konflik Adonara, Menteri HAM Dorong Penyelesaian Lewat Pendekatan Budaya
- Temui Massa Mahasiswa, Plt Warek UINSA: Penunjukan Rektor Kewenangan Menag
- Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal
- 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
- Pria Asal Madiun Diduga Kabur Saat Ikut Tur di Korsel, Begini Kronologinya
- Penyebab Kebakaran Rumah dan Lapak Kayu di Bekasi Masih Diselidiki
