Pertamina Bantah Ada Mogok dan PHK Massal Sopir Tangki BBM di Medan, Ungkap Penyebab Antrean SPBU

"Tidak dalam konteks PHK massal, ya. Jadi, ada beberapa yang dilakukan pembinaan sopir-sopir mobil tangki yang kurang perform, kemudian ada beberapa yang secara performance-nya tidak memenuhi persyaratan, itu yang kami lakukan penyesuaian," lanjutnya.
Kondisi operasional Pertamina disebut Sunardi masih berjalan dengan baik.
Namun, secara ritase diakuinya ada mengalami penurunan.
"Makanya itu, kami back-up dengan penambahan mobil tangki spot carter plus dengan mendatangkan awak mobil tangki tambahan dari daerah lain," ucap Sunardi.
Ia mengatakan bahwa kini sudah ada 41 perbantuan yang sudah didatangkan ke Sumbagut.
Pertamina juga mengaku menambah tonase mobil tangki.
"Untuk melancarkan distribusi mobil tangki, kami juga di-back-up oleh kawan-kawan dari TNI, dari Bekang, yang punya kemampuan nyetir juga. Nah, ini untuk memastikan perputaran mobil tangki supaya cepat balik ke depo," ucapnya.
Sunardi menambahkan bahwa hal-hal tadi merupakan upaya-upaya mempercepat pemulihan suplai di SPBU. Dia berharap masyarakat tidak panic buying.
"Kami akan berupaya untuk segera memulihkan stok yang ada di SPBU," ujarnya.
Sebelumnya: 7 Rumah di Tenggarong Ludes Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki
Selanjutnya: Diduga Cabuli 32 Murid SD, Kakek Pemilik Warung di Makassar Ditangkap
Artikel Terkait
- Sopir Taksi Online yang Disewa Terdakwa Culik-Bunuh Kacab Bank Divonis Bebas
- Prabowo Cek Mesin Pemusnah Sampah Sebelum Panen Raya Program TNI
- Jejak Prestasi Indonesia di China Open, Warisan Candra/Sigit dan Minions
- WN Iran Ditangkap Usai Curi Uang Kasir Minimarket di Badung Bali, Modus Tukar Uang
- "Jangan Bilang Orangtua, Nanti Aku Culik", Ancaman Pelaku "Challenge" Bocah Masuk Freezer
- Menko Erlangga: Pendaratan Kabel Nongsa-Changi Tandai Era Baru Koridor Digital dan Kemitraan RI-Singapura
- Untuk Pertama Kali, Sinar-X Berhasil Digunakan di Luar Angkasa
- Nama Bayi Muhammad MBG Subianto Jadi Evaluasi Disdukcapil Wonosobo, Akta Masih Bisa Diurus 60 Hari
