TNI AD Berduka 1 Personel Gugur dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigjen TNI Donny Pramono menyampaikan duka cita atas ledakan yang terjadi di Gudang Pusat Munisi II Pusat Peralatan Angkatan Darat , Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Donny mengatakan TNI AD akan melakukan investigasi secara menyeluruh.
"TNI Angkatan Darat turut berduka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan kerja yang terjadi di Gupusmu II Puspalad. Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga prajurit yang gugur dalam tugas serta mendoakan seluruh korban yang saat ini masih menjalani perawatan agar segera diberikan kesembuhan dan dapat pulih kembali seperti sediakala," ujar Donny dalam keterangannya, Kamis .
Donny mengatakan bahwa berdasarkan laporan awal, insiden terjadi saat personel melaksanakan kegiatan pemeriksaan dan perawatan materiil munisi di salah satu gudang penyimpanan. Dalam peristiwa tersebut, satu orang personel gugur, empat orang mengalami luka berat, dan dua orang lainnya mengalami luka ringan.
Donny mengatakan TNI AD telah melakukan penanganan awal dengan memberikan perhatian dan pendampingan penuh kepada para korban dan keluarganya, berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. TNI Ada juga membentuk tim untuk melakukan investigasi secara menyeluruh.
"Proses ini dilakukan secara profesional, objektif, dan menyeluruh agar setiap fakta yang diperoleh nantinya dapat dipertanggungjawabkan. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk memberikan ruang kepada tim investigasi agar dapat bekerja secara optimal serta menghindari spekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai," tegas Donny.
Donny menegaskan bahwa TNI AD berkomitmen menangani peristiwa ini secara serius, transparan, dan akuntabel. Ia menambahkan bahwa hasil investigasi nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat penerapan standar keselamatan kerja dalam setiap kegiatan pengelolaan materiil di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Sebelumnya: Balas Trump, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Selanjutnya: Polisi Gagalkan Penyelundupan 600 Kg Timah Ilegal, Disamarkan sebagai Ikan Asin
Artikel Terkait
- Pelabuhan Petrokimia Gresik Perkuat Logistik Pupuk Lewat Digitalisasi
- Momen Menkeu Purbaya dan Gubernur DIY Sultan HB X Keliling Alkid Jajal Becak Listrik
- Respons Pengacara soal Roy Suryo Dipolisikan Dugaan Pencemaran Nama Baik
- Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 16 Juli 2026, Berangkat dari Yogyakarta Pagi hingga Malam
- Mensesneg Ungkap Keppres Calon Jampidsus Kuntadi Selesai Pekan Ini
- Militer China-Filipina Bentrok di Laut China Selatan, 1 Orang Luka
- Wangsit Jenderal Soedirman Menguatkan KDKMP
- Trump Sudah Tak Peduli Kesepakatan Damai dengan Iran
