Cegah Begal hingga Tawuran, Polisi Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Cikarang

Polisi menggelar Operasi Kejahatan Jalanan di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Operasi digelar dalam rangka mencegah begal, pencurian, hingga tawuran.
"Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan kendaraan dan pengendara secara humanis serta selektif," tulis keterangan Polsek Cikarang Pusat, Sabtu .
Operasi itu digelar pada dini hari tadi sekitar pukul 01.30-02.00 WIB. Personel gabungan dikerahkan dalam operasi tersebut.
"Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, tawuran remaja, balap liar, dan berbagai gangguan Kamtibmas lainnya," bebernya.
Selain itu, petugas juga memantau aktivitas masyarakat pada malam hari. Petugas juga mengimbau pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi aturan lalu lintas.
"Dari hasil kegiatan, petugas tidak menemukan pelaku kejahatan jalanan, senjata tajam, maupun barang berbahaya lainnya," bebernya.
Polsek Cikarang Pusat menyebut kegiatan tersebut merupakan upaya pencegahan terhadap kejahatan jalanan sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Hal itu sebagai program dari Jaga Jakarta.
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Dilaporkan Kasus Dugaan Perselingkuhan, Sekda Konawe Selatan Pilih Bungkam
Selanjutnya: PKB: Konflik Suku-Agama Berawal dari Persoalan Kemiskinan
Artikel Terkait
- Viral Wanita di Bekasi Diduga Dianiaya-Disekap Pacar, Polisi Turun Tangan
- Daftar Lokasi Kantong Parkir Konser Akbar Monas 2026
- AS Resmi Patok Tarif Impor 25 Persen untuk Brasil Mulai 22 Juli
- Dari Kota Semarang hingga Kaki Gunung Merbabu, Uji Jalan BYD M6 DM Buktikan Efisiensi dan Performa Lintas Kota
- 1,2 Juta NIK Warga Jateng Dicuri, Dinsos: Kami Sudah Menerapkan SOP
- Kunci Jawaban Post Test PPG Modul 3, Ini Pembahasan Lengkap PPABK 3
- Jadwal KRL Jogja-Solo Besok Selasa 21 Juli 2026, Cek Jadwal dari Yogyakarta ke Solo
- BMKG Beberkan Penyebab Hujan Es di Krayan, Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Susulan
