Damkar Evakuasi Monyet Liar yang Teror Warga Batangkuis, 2 Orang Luka-luka Jadi Korban Gigitan

Ketika laporan sampai ke Damkar, pihaknya langsung menurunkan personel yang bertugas di bidang penyelamatan (rescue).
"Kedatangan kita untuk melakukan penyelamatanlah terhadap warga yang diganggu oleh monyet tersebut," lanjutnya.
Azman mengatakan bahwa pihaknya melakukan sejumlah strategi untuk menangkap monyet yang dimaksud. Mereka memancing monyet menggunakan perangkap yang berisi buah-buahan.
"Akhirnya dipancing supaya bisa mereka masuk ke dalam perangkap kita. Dan akhirnya masuk," jelas Azman.
Monyet liar berwarna abu-abu itu disebut Azman telah memunculkan ketakutan warga. Sebab sejauh ini sudah ada 3 masyarakat yang terluka terkena gigitan.
Dari informasi yang diperoleh Kompas, luka-luka yang dialami warga di antaranya ada di perut hingga kaki mereka.
"Nah, terhadap korban itu sudah dilaporkan ke layanan kedaruratan seperti PSC. Jadi kita hubungi PSC supaya masyarakat yang terluka akibat gigitan monyet tersebut dipastikan sehat kembali," ucapnya.
Azman menambahkan bahwa jangan sampai ada masyarakat yang terinfeksi tanpa ada perawatan dari tim medis.
"Jadi memang itu sudah satu kesatuan, berkolaborasi dengan PSC 119 layanan kedaruratan dari kesehatan medisnya," sebut Azman.
Sebelumnya: Bendungan Jlantah Rp 1 Triliun Bereskan Krisis Air, Layanan 100 Persen
Selanjutnya: Atlet Golf Jesslyn Wijaya Sempat Teriak saat Diduga Diculik di Acara Ultah
Artikel Terkait
- Viral Sopir Pikap Dipergoki Mau Buang Limbah Tulang ke Kali Cisadane Bogor
- "Smart Money" Cabut Rp 317 Miliar dari Saham RANS, JELI Rp 98 Miliar, Ada Apa?
- Polisi Olah TKP MAN 3 Padang Usai Siswa Bawa Bom hingga Meledak
- Febrie Adriansyah Tersangka Dilimpahkan ke Kejagung, Ini Alasannya
- Tetap Bermusik di Usia 80 Tahun, Ahmad Albar Sebut Satu Hal yang Bisa Menghentikannya
- Guru SD di Lubuklinggau Akui Pukul Siswa yang Tak Hafal Perkalian Pakai Mistar
- MenPPPA Bakal Kawal Kasus Bocah Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri
- Ramai Soal Stiker Retribusi Pemanfaatan RTHP di Yogyakarta, DLH Mengaku Tak Tahu Siapa Penempelnya
