Pengemudi Ojek Ditembak Maling Motor Saat Coba Tangkap Pelaku di Matraman Jaktim

"Selang 5 menit apa 10 menit saya pantau itu, langsung saya gedor itu pintu. Makanya bunyi kayak suara tembakan itu (di CCTV)," ungkap Ilham saat ditemui di indekosnya di Matraman, Minggu (19/7/2026) sore.
Kedua pelaku gagal membawa kabur sepeda motornya dan kemudian melarikan diri.
Ilham sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan warga.
"Kalau ditodongnya saya baru sampai sini sih, depan pagar. Habis itu saya langsung ngumpet di pilar sini. Terus saya spontan teriak di depan gerbang," kata Ilham.
Teriakan Ilham kemudian didengar warga yang langsung berusaha mengejar kedua pelaku.
Namun, Ilham mengaku tidak dapat mengenali wajah kedua pelaku karena seluruh wajah mereka tertutup.
"Pakai masker, helm, jaket, sama bawa tas, jadi enggak kelihatan," jelasnya.
Usai kejadian, sejumlah anggota kepolisian mendatangi indekos Ilham untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari para saksi.
Sementara itu, Evi (57), saksi mata, mengatakan, kondisi Jalan Palmeriam, Matraman, cukup ramai saat kejadian.
Menurut Evi, korban saat itu tengah menunggu penumpang yang sedang membeli obat.
Sebelum penembakan terjadi, Evi mengaku mendengar teriakan "maling" dari arah Pasar Palmeriam. Ia kemudian melihat sekitar 10 warga mengejar dua terduga pelaku.
"(Korban) ngalang-ngalangin itu motor malingnya. Pas sudah dihalangi, langsung bunyi, 'Dor' tembakan tuh. Saya langsung bilang, 'Lah, ditembak, ditembak!'" ujar Evi saat ditemui di sekitar lokasi kejadian.
Evi menjelaskan, korban mengalami luka tembak di bagian paha hingga mengeluarkan banyak darah. Korban juga sempat terkapar di lokasi.
Sementara kedua pelaku melarikan diri ke arah Jalan Matraman Raya.
"Tadinya nggak jatuh tuh, pas saya teriak, "Berdarah itu, darah, darah, darah!" saya gitu, langsung, jatuh tuh orang (tidak mati), langsung dibawa puskesmas dulu tapi nggak diterima, dibawa ke Rumah Sakit," kata Evi.
Evi mengaku tidak mengetahui identitas pengemudi ojek karena bukan warga sekitar.
Adapun Kompas.com masih berupaya mengonfirmasi kejadian ini ke Polres Jakarta Timur. Termasuk untuk mengetahui kondisi korban dan identitasnya.
Sebelumnya: Pemuda Madiun Kabur Saat Tur Korsel, Ibunda Ditagih Rp 50 Juta
Selanjutnya: WNI yang Kabur Tak Pamit Berangkat Korsel, Ibu Bingung Didatangi Pihak Travel
Artikel Terkait
- Marak Balap Liar, Dinas Pendidikan Situbondo Akan Sanksi Siswa yang Bandel
- 4 RT di Keranggan Tangsel Alami Kekeringan, 13.000 Liter Air Bersih Disalurkan
- Revitalisasi Keraton Solo Sasar Museum: Penataan Ruang Pamer Dibuat Berstandar Internasional
- BGN Minta Maaf Punya Utang Rp 1,6 Triliun pada Era Dadan Hindayana
- Bobby Akan Tingkatkan Pelayanan Puskesmas di Nias: Biar Tak Semua Masyarakat ke RS
- Pelajaran dari (Populisme) Argentina
- Cerita Ketekunan Kursumawati Mendekatkan Layanan Perbankan ke Warga Desa
- Richard Lee Pingsan di Lapas, Kuasa Hukum Ungkap Penyebabnya
