Halte Kebon Sirih Arah Kota Akan Ditutup 3 Hari, TJ Siapkan Alternatif

Pelanggan Transjakarta yang biasa naik atau turun di Halte Kebon Sirih, Jakarta Pusat , arah Kota perlu mengatur ulang perjalanan. Mulai malam ini, halte tersebut ditutup sementara selama tiga hari karena adanya pekerjaan perbaikan jalan yang terdampak pembangunan MRT Jakarta.
Penutupan sementara Halte Kebon Sirih arah Kota berlaku mulai Jumat pukul 22.00 WIB hingga Senin pukul 05.00 WIB. Selama periode tersebut, layanan Transjakarta tetap beroperasi normal, tapi pelanggan diminta menggunakan halte alternatif.
Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transportasi Jakarta, Ayu Wardhani, mengatakan penyesuaian layanan dilakukan untuk mendukung pembangunan infrastruktur transportasi publik sekaligus menjaga keselamatan pelanggan selama pekerjaan berlangsung.
"Transjakarta mendukung penuh pembangunan transportasi publik yang terintegrasi di Jakarta. Selama penutupan sementara Halte Kebon Sirih arah Kota, kami mengimbau pelanggan untuk menggunakan halte alternatif yang telah disiapkan sehingga perjalanan tetap aman, nyaman, dan lancar," kata Ayu dalam keterangan tertulis, Jumat .
Sebagai alternatif, kata Ayu, pelanggan yang hendak menuju arah Kota dapat menggunakan Halte Bank Indonesia atau Halte Monumen Nasional. Kedua halte tersebut disiapkan untuk mengakomodasi perpindahan penumpang selama Halte Kebon Sirih arah Kota tidak melayani pelanggan.
Transjakarta juga mengimbau masyarakat mengatur waktu perjalanan dan memantau perkembangan informasi melalui aplikasi TJ:Transjakarta maupun kanal media sosial resmi perusahaan agar memperoleh informasi terbaru terkait penyesuaian layanan.
Pihaknya pun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Penyesuaian layanan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur transportasi yang pada akhirnya meningkatkan konektivitas dan kualitas layanan angkutan umum di Jakarta.
Tonton juga video "Kata Pengguna TransJ soal Wacana Tarif Langganan Rp 200 Ribu/Bulan"
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: 58 Gerai Kopdes di Banyumas Berdiri di Atas Lahan Sawah Dilindungi
Selanjutnya: Iran Diduga Lacak Ponsel Tentara AS, Manfaatkan Celah Telekomunikasi
Artikel Terkait
- Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Status Febrie Adriansyah Masih Saksi, Ini Penjelasannya
- Terekam CCTV Buang Sampah Sembarangan, Pria di Jaksel Didenda Rp 500.000
- Siap Produksi, Ini Bocoran Paten Honda V3R Pakai Supercharger
- Garda Prabowo Cabut Aduan Terhadap Tiyo Ardianto, Sebut Presiden Memaafkan
- Bayi Bernama MBG Tak Bisa Masuk KK, Cek Aturan Pemerintah Soal Nama
- Imbas Putusan MK, MUI Dorong Pemerintah Segera Buat Regulasi Turunan Izin Tambang
- Intip Paspor Pelaut Zaman Belanda di Museum Bahari Jakarta, Sejak 1939
- Tak Ingin Pengendara Celaka, Pemulung di Padang Tambal Jalan Rusak dengan 60 Karung Puing Bangunan
