Dua King Kobra Ditemukan Emak-emak Saat Sedang Kawin di Jonggol, Keduanya Mati Setelah Dievakuasi

Warga yang tinggal di wilayah Desa Singajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor digegerkan dengan penampakan dua ekor ular king kobra berukuran besar yang sedang kawin.
Ular tersebut dievakuasi oleh petugas Damkar agar tidak membahayakan warga.
Kadis Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa mengatakan, peristiwa itu bermula saat seorang ibu melihat dua ular king kobra sedang kawin ketika sedang menjemur pakaian pada Jumat (17/7/2026).
"Karena panik langsung teriak terdengar oleh warga lain," kata Yudi kepada wartawan, Sabtu (18/7/2026).
Warga yang ikut melihat kejadian tersebut berinisiatif melapor ke Kantor Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Sektor Cariu untuk meminta evakuasi.
"Kami langsung berkoordinasi dengan pelapor dan mempersiapkan alat pendukung," ucap dia.
Setelah menerima laporan, Damkar menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Tim Damkar akhirnya dapat mengevakuasi ular dengan kategori sangat berbisa itu dari dalam kamar mandi rumah warga.
Sementara itu, Komandan Regu (Danru) Damkar dan Penyelamatan Sektor Cariu M Farid mengatakan bahwa ular king kobra tersebut memiliki panjang berbeda.
"Untuk ukuran king kobra yang jantan ukurannya kurang lebih 3,5 meter dan untuk betinanya 2,5 meter," ujar Farid.
Saat evakuasi, pihaknya mengalami kesulitan karena ular bersembunyi dalam saluran pembuangan air.
"Kalau pas kawinnya (ular king kobra) di depan rumah, tapi pas tim kami sampai sepasang king kobra pindah ke pembuangan air kamar mandi," kata dia.
Setelah dievakuasi, ular kobra itu dibawa ke Mako Damkar Sektor Cariu. Namun, kedua ekor ular tersebut akhirnya mati karena mengalami cedera di bagian lehernya.
Sebelumnya: 29.830 Calon Manajer Koperasi Merah Putih Digembleng, Pemerintah Kejar SDM Siap Kelola Ekonomi Desa
Selanjutnya: Buntut Kericuhan Pascalaga Spanyol vs Argentina, FIFA Buka Penyelidikan
Artikel Terkait
- Merapi Belum Aman Didaki, BPPTKG Ungkap Risiko Erupsi Eksplosif
- Warga Terusik gegara Content Creator Promosi Miras di Ruang Publik
- "Mereka Tak Butuh Empati, tapi Keadilan Pendidikan" Kala Sekolah Wilayah 3T Tak Terjamah Negara
- Tak Ada Sampah di Jalan! Polri dan DLH Bersih-bersih Usai Riau Bhayangkara Run
- Viral Croissant Topping Mirip Rambut Manusia, Apakah Halal? Ini Kata Akademisi dan MUI
- Mobil Damkar Terjebak Macet, Pemadaman Kebakaran Rumah dan Lapak di Bekasi Tersendat
- Pemeriksaan Setempat, Muncul Bangunan Baru di Lahan Rumah yang Dirobohkan Wanita di Surabaya
- Mau Nonton Piala Dunia di Rumah, Pasien Puskesmas di Sulbar Kabur Bawa Infus
