Buka Mubeslub Ormas MKGR, Bahlil Ajak Kader Bersiap untuk Pemilu 2029

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia membuka Musyawarah Besar Luar Biasa Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong . Bahlil meminta para kader bersiap menghadapi tahun pemilu yang akan datang.
Mubeslub tersebut digelar di Jakarta Pusat, Sabtu . Mulanya, Bahlil menyampaikan sejarah berdirinya MKGR dan organisasi sayap lainnya hingga terbentuknya Partai Golkar.
"Nah, Bapak-Ibu semua, saya mengharapkan ibarat perang, Golkar itu adalah kapal induk. Sekoci-nya itu salah satu di antaranya adalah MKGR," kata Bahlil.
Dia juga menyebut nama Wakil Ketua Umum Partai Golkar Wihaji yang merupakan calon Ketua Umum Ormas MKGR. Bahlil kemudian menceritakan kedekatan hubungannya dengan Wihaji.
"Saya sudah kenal lama sama Pak Wihaji. Punya kemampuan dan kapasitas yang mumpuni untuk, insyaallah, membawa MKGR ke depan jauh lebih baik," bebernya.
Bahlil lalu menyampaikan bahwa hilal Pemilu 2029 sudah mulai terlihat. Ia meminta para kadernya untuk segera mempersiapkan diri.
"Sekarang tahun 2026, tahun 2028 kita sudah masuk pada tahun politik. Artinya, tinggal satu tahun lagi efektif kita akan masuk pada proses dinamika percaturan politik dalam memasuki pileg, pemilu legislatif. Golkar sangat menaruh harapan besar kepada MKGR," ungkapnya.
"Karena sesungguhnya yang akan mencetak kualitas kader itu adalah organisasi-organisasi astakarya, baik yang mendirikan maupun yang didirikan. Di situlah dapur pembentukan karakter kualitas kader," tambah dia.
Bahlil juga menegaskan di depan para kader bahwa Partai Golkar bukan lagi tempat untuk sekadar belajar. Dia ingin ke depannya pengurus partai diisi oleh kader yang lolos lewat jalur meritokrasi.
"Siapa yang akan bertanggung jawab untuk membina dan membentuk kader-kader itu? Adalah organisasi-organisasi Asta Karya, termasuk organisasi pendiri Partai Golkar, lebih khusus kepada MKGR," pungkasnya.
Sebelumnya: Kecelakaan Motor vs Truk di Lombok Tengah, Tiga Anak di Bawah Umur Meninggal
Selanjutnya: ITS Bikin Traktor Perahu Listrik untuk Pertanian Lahan Gambut
Artikel Terkait
- Menteri Pigai: Masyarakat Adat Hari Ini Menderita, karena Negara Belum Mengakui
- Edarkan Tembakau Sintetis via Medsos, 2 Mahasiswa di Jaksel Ditangkap Polisi
- PDIP Surati BGN Minta Data Kader Terlibat Proyek MBG
- Lapo yang Disidak di Cengkareng Jakbar Jual Daging Anjing
- 115 Napi Risiko Tinggi dari Sulsel dan Jatim Dikirim ke Nusakambangan
- 3 Tahun Stroke, Bugira Tak Pernah Kontrol Kesehatan karena Kendala Jarak dan Biaya
- Ingin Bangun 30 Pabrik E10, Prabowo: India dan Brasil Saja Bisa, Masa Indonesia Enggak?
- Instagram Down Global, Pengguna di Indonesia Keluhkan Gagal Upload IG Story
