Pemerintah Akan Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih

"Tentu ke depan kita akan coba juga bisa disalurkan melalui Kopdes-Kopdes, karena di Kopdes nanti kan ada gerai-gerai. Salah satunya tentu gerai dari Bank Himbara," kata Gus Ipul.
Dia menerangkan, hal ini sudah mulai dikoordinasikan dan sedang dalam tahap uji coba di beberapa tempat.
Pemerintah menargetkan, implementasi kebijakan ini akan mulai pada Agustus 2026.
Gus Ipul melanjutkan, kebijakan ini juga merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto.
"Menurut saya, arahan Presiden cukup jelas dan insya Allah ini nanti kalau sudah memang semuanya siap ya, infrastrukturnya siap, sumber daya manusianya siap, komoditasnya siap, Koperasi Merah Putih," ucap dia.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyebutkan, Kopdes Merah Putih juga akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang mencakup toko sembako, layanan simpan pinjam, apotik desa, hingga fasilitas gudang untuk menampung hasil tani dan nelayan desa.
"Kita proyeksikan KDKMP bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat sebesar 223 triliun tiap tahun akan beredar di desa-desa. Tidak keluar, akan beredar di desa-desa. Nanti akan ada pendapatan produsen yang juga meningkat sebesar 202 triliun di petani peternak dan nelayan," ucap Prabowo dalam acara Hari Koperasi, Minggu (12/7/2026).
Sebelumnya: 80 Hektar Lahan Terbakar di Bengkalis Riau, Ratusan Petugas dan 3 Helikopter Dikerahkan
Selanjutnya: Ilmuwan Teliti Manusia Berusia 100 Tahun Selama 5 Dekade, Ini Rahasia Umur Panjang
Artikel Terkait
- Cerita Pilu Pekerja WNA Ikut Jadi Korban Tewas di Gorong-gorong
- Febrie Adriansyah Tersangka 3 Kasus Korupsi, Perkara Dilimpah ke Kejagung
- Kepala Satuan Pelayanan Mendadak Hilang Usai Pamit Shalat, Dapur MBG di Blora Berhenti Beroperasi
- Jaksa Cecar Anak Buah Eks Ketua Ombudsman soal Atensi
- Maba ITB 2026 Masih Bisa Ajukan Keringanan UKT Semester 1 sampai 21 Juli, Ini Caranya
- Kejari Tetapkan ASN Pemkab Bogor Tersangka Korupsi RSUD Parung, Langsung Ditahan
- Soundrenaline di M Bloc, Danilla Riyad: Lebih Intim
- Pod Getar Mulai Beredar di Kabupaten Bogor, Kasus Perdana di Perumahan Elite
