Dianiaya Pacar, Wanita di Bekasi Lolos dari Sekapan Usai Kabur Lewat Jendela

Seorang wanita berinisial TS menjadi korban penyekapan dan penganiayaan oleh pacarnya, HSLT, di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat . Korban dianiaya berulang kali hingga mengalami luka-luka.
"Pada 29 Juni 2026, korban dan terlapor terlibat perselisihan. Terlapor diduga melakukan kekerasan terhadap korban secara berulang hingga 8 Juli 2026 yang mengakibatkan korban mengalami luka lebam pada bagian wajah dan tangan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Rabu .
Budi menjelaskan, korban baru bisa bebas dari penyekapan saat pacarnya pergi ke luar. Korban lalu melapor kepada pihak kepolisian.
"Ketika terlapor meninggalkan tempat tinggal, korban keluar melalui jendela dan melaporkan peristiwa tersebut kepada Polres Metro Bekasi," jelasnya.
Pelaku Ditangkap
Polisi mengungkapkan bahwa pelaku dalam kasus ini berjumlah dua orang. Salah satunya berinisial HSLT kini telah ditangkap.
"Untuk pelaku ada 2 orang, 1 orang sudah kita amankan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Jerico Lavian.
AKBP Jerico menambahkan, satu pelaku lainnya saat ini masih diburu oleh petugas. Namun, pihak kepolisian belum membeberkan identitas detail dari pelaku yang sudah diamankan tersebut.
"Sementara 1 lagi masih dalam pengejaran," ungkapnya.
Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai peran dari masing-masing tersangka. Polisi masih terus mendalami kasus ini dan bergerak cepat memburu satu pelaku yang masih buron.
Simak juga Video 'Remaja Aniaya Pacar hingga Tewas di Indekos Ciracas':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Hotman: Rumah Sentul Bukan Milik Febrie, Dikuasai Don Ritto Sejak 2022
Selanjutnya: Sebulan di Meksiko, Rivera Kembali dengan Misi Baru di Persebaya
Artikel Terkait
- Waka MPR Tegaskan Butuh Langkah Nyata Atasi Kesehatan Mental Anak
- PNS Pemkab Bogor Tersangka Korupsi Proyek RSUD, Negara Rugi Rp 9 M
- Wamenaker: Pemerintahan Prabowo Hadir Berikan Solusi Nyata Bagi Kaum Buruh
- SDN Pocin 1 Depok Dibongkar untuk Jadi Rumah Kreatif, Kini Hampir Rata dengan Tanah
- Peringatan Maracanazo, Bencana Sepak Bola Paling Tragis di Piala Dunia
- Kebakaran TPA Cipayung Depok Padam, Petugas Lakukan Pendinginan
- Dikira Razia, Bapenda Kaltara Tegaskan Operasi Tempel-Tempel Hanya Pengingat Pajak Kendaraan
- Rusia Terus Gempur Ukraina, 13 Orang Tewas-50 Luka
